My True Story about Bullying Sembilan bulan sebelum aku menjadi geminian , Allah menitipkan aku untuk dijaga,dirawat, dididik, dan dibesarkan dengan penuh kasih sayang kepada pasangan suami-istri yang luarbiasa (A-M) inisialnya, yang kemudian aku menyebutnya sebagai orang tua, teman, guru, pembimbing, penasehat, dan sekaligus cinta pertama yang mengenalkan aku untuk meng-esa-kan Allah seperti anak-anak yang terlahir dari keluarga muslim pada umumnya. Aku dilahirkan dan dibesarkan di Pulau Pisang, sebuah pulau yang secara geografis bagian dari Lampung Barat (sekarang Pesisir Barat). ketika aku lahir Pulau ini sangat ramai namun untuk jumlah pasti penduduknya aku tidak tau, tetapi bukti bangunan tua nya masih ada sampai sekarang. lambat laun, penduduknya berkurang drastis dan sekarang tercatat hanya 950 jiwa. hal ini disebabkan oleh keterbatasan Sumber Daya Alam, zaman dahulu semua penduduk mengandalkan kekayaan laut, dan perkebunan atau ladang namun lama-kelamaan kekayaan la...
Posts
Mengucilkan Ego, Memenangkan Hati
- Get link
- X
- Other Apps
Mengucilkan Ego, Memenangkan Hati Nia Amanda Sekretaris Eksternal BEM KM IPB 2017/2018 Transformasi Aku “Sebaik-baik mahasiswa adalah yang ingin terus belajar, dengan atau tanpa paksaan dari keadaan.” Aku, salah satu mahasiswa yang tidak tertarik sama sekali dalam bidang organisasi Eksekutif, mencoba memahami arah gerak kampus melalui media sosial, mengkritisi dengan berbagai teori, yang entah aku pun tidak tahu teori itu akan berwujud apa jika diaplikasikan pada dunia yang sebenarnya. Ya kamu benar, sebut saja aku “apatis” sama seperti mahasiswa pada umumnya. Sampai suatu ketika, aku bertemu dengan dia, sebut saja dia Gea. Gea menginspirasi hijrahku, kemampuan persuasifnya yang tidak tertandingi, dengan logika ekstrimnya, dan dengan hangat yang selalu ia wabahkan, aku mencoba belajar banyak hal darinya. Bahwasanya setiap diri kita pasti memiliki kelemahan dan kelebihan masing-masing. Kelebihanku adalah pandai memosisikan diri terhadap oarang lain, baik yan...